Mengapa hati sedih, marah, dan benci & dendam?
Karena anda tidak bisa menerima sesuatu yang terjadi pada anda.
Sebuah teguran ringan sudah akan sangat menyinggung perasan kalau anda tidak bisa menerima, namun sebuah makian & cacian pedas sekalipun tidak berasa menyakitkan kalau hati menerima.
Kejadian besar apapun akan menjadi kecil & ringan jika hati mau menerima, sebaliknya kejadian sekecil apapun akan menjadi besar & menakutkan kalau hati menolak.
Kemiskinan, kesakitan, & kesulitan hidup bukan masalah bagi orang yang berani & tulus menerimanya, namun akan menjadi masalah yang amat mengerikan bagi mereka yang hatinya terus memberontak, melawan untuk menolak karena tak mau menerimanya.
Ketidak-ikhlasan menerima yang menebabkan kekecewaan, kemarahan, kesedihan, sakit hati, kebencian, frustasi, dst.
mengapa Tuhan Yesus senantiasa tenang dan damai?
Karena Tuhan Yesus menerima apapun yang terjadi padaNya.
"Tidak ada seperti Engkau di antara para allah ya, Tuhan
Dan tidak ada seperi apa yang Kau buat, "
(Mazmr 86 : 8)
Belajarlah menerima realita hidup. Keberanian & ketulusan menerima membuat hati menjadi tenang, ceria & gembira
"Sebab Tuhan Allah adalah matahari dan perisai; kasih dan kemuliaan Ia berikan; Ia tidak menahan kebaikan dari orang yang hidup tidak bercela."
(Mazmur 84 : 12)
Aminn... :)
BalasHapusnothing is impossible